Di bulan Ramadhan, terdapat banyak keutamaan dan kelebihan yang Allah berikan kepada para hamba-Nya. Salah satunya adalah, Malam yang disebut sebagai “Malam yang Lebih Baik daripada Seribu Bulan” atau Malam Lailatul Qadar.
Namun, sebenarnya apasih yang membuat malam ini begitu mulia? Mengapa malam ini menjadi malam yang paling dicari sepanjang tahun di bulan Ramadhan? Mari kita bahas keutamaannya berdasarkan penjelasan Al-Quran, Hadits, dan juga pemahaman para ulama.
Penjelasan Lailatul Qadar
Allah subhanahu wa ta’ala berfirman;
اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ ١ وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِۗ ٢ لَيْلَةُ الْقَدْرِ ەۙ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍۗ ٣
“Sesungguhnya kami telah menurunkannya (Al-Quran) pada lailatul qadar. Tahukah kamu apakah itu lailatul qadar? Lailatul qadar itu lebih baik daripada seribu bulan.” (QS. Al-Qadr:1-3)
Dari ayat ini, Allah subhanahu wa ta’ala menjelaskan bahwa beribadah di malam Lailatul Qadar lebih baik daripada beribadah selama 83 tahun 4 bulan! Coba bayangkan, di satu malam ini nilai ibadah yang kita dapatkan lebih baik daripada seribu bulan. Ini berarti merupakan kesempatan emas yang tidak boleh kita lewatkan sama sekali.
Lailatul Qadar; Malam Diturunkannya Al-Quran
Allah subhanahu wa ta’ala berfirman;
اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةٍ مُّبٰرَكَةٍ اِنَّا كُنَّا مُنْذِرِيْنَ ٣
“Sesungguhnya kami telah menurunkannya (Al-Quran) pada malam yang penuh berkah (Lailatul Qadar).” (QS. Ad-Dukhan:3)
Lailatul Qadar adalah malam dimana Al-Quran diturunkan dari Lauhul Mahfudz ke langit dunia sebelum kemudian diturunkan secara bertahap kepada Rasulullah shallallahu alaihi wassalam melalui malaikat Jibril. Kita juga dianjurkan untuk memperbanyak tilawah Al-Quran.
Malam Penuh Keberkahan dan Ampunan Dosa
Rasulullah shallallahu alaihi wassalam bersabda;
“Barang siapa yang menghidupkan malam Lailatul Qadar dengan iman dan mengharapkan pahala, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari & Muslim)
Pada malam ini Allah subhanahu wa ta’ala membukakan pintu ampunan seluas-luasnya. Seorang muslim yang mengisi malam ini dengan ibadah, penuh keimanan dan mengharapkan ridha Allah, maka insya Allah seluruh dosa-dosanya yang telah lampau akan diampuni.
Malam yang Dipenuhi dengan Kedamaian & Keberkahan
Allah subhanahu wa ta’ala melanjutkan firman-Nya dalam Al-Qadr;
تَنَزَّلُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ وَالرُّوْحُ فِيْهَا بِاِذْنِ رَبِّهِمْۚ مِنْ كُلِّ اَمْرٍۛ ٤ سَلٰمٌۛ هِيَ حَتّٰى مَطْلَعِ الْفَجْرِࣖ ٥
“Pada malam itu turun para malaikat dan ruh (Jibril) dengan izin tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu penuh kesejahteraan hingga terbit fajar.” (QS. Al-Qadr: 4-5)
Allah subhanahu wa ta’ala menjelaskan bahwa pada malam Lailatul Qadar, malaikat turun ke bumi membawa keberkahan dan rahmat bagi orang-orang yang beribadah. Malam ini dipenuhi dengan ketenangan dan kesejahteraan hingga waktu shubuh tiba.
Lalu, Kapan Terjadinya Lailatul Qadar?
Rasulullah shallallahu alaihi wassalam bersabda;
“Carilah Lailatul Qadar di malam-malam ganjil dari sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari)
Malam Lailatul Qadar tidak bisa diketahui secara pasti kapan terjadinya, Rasulullah shallallahu alaihi wassalam memberi petunjuk bahwa ia berada di sepuluh malam terakhir, khususnya di malam-malam ganjil (21, 23, 25, 27, atau 29 Ramadhan).
Oleh karena itu, alangkah lebih baiknya ketika 10 malam terakhir bulan Ramadhan untuk beritikaf di masjid dan memperbanyak ibadah disana sebaik mungkin.
Jangan Lewatkan Malam Istimewa Setahun Sekali Ini!
Ini adalah kesempatan sekali dalam setahun yang tidak boleh terlewatkan. Persiapkan diri kita untuk menghidupkan 10 malam terakhir secara maksimal! Jangan biarkan malam Lailatul Qadar berlalu begitu saja tanpa ibadah yang maksimal.
Semoga Allah subhanahu wa ta’ala mempertemukan kita dengan Lailatul Qadar dan menerima seluruh amal ibadah kita. Aamin.

